Breaking News

Beban Berat Tanpa Topangan Kuat, Kader Posyandu Minta Kenaikan Insentif ke Pemkab Selayar


SATULAYAR.COM
- Kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Desa Bontolempangan Kecamatan Buki meminta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar memperhatikan kesejahteraan para kader Posyandu dengan menaikkan atau menambah insentif mereka. 

Hal ini diungkapkan Ketua TP. PKK Desa Bontolempangan, Tayibah Jamaluddin dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa yang berlangsung di Baruga Sayang, Senin (6/7/2026). 

Tayibah mengatakan bahwa saat ini para kader hanya menerima insentif sebesar Rp. 200 ribu per bulan. Hal itu berdasarkan Keputusan Bupati Kepulauan Selayar Nomor 66/I/Tahun 2026 Tentang Standar Satuan Biaya Umum Lingkup Desa. 

Sementara, para kader Posyandu ini diharapkan untuk menjadi ujung tombak dalam penanganan stunting dan pelayanan kesehatan terhadap seluruh siklus hidup mulai masa prenatal (dalam kandungan), bayi, masa kanak-kanak, remaja, dewasa, hingga lanjut usia (lansia).

Terlebih lagi, lanjut dia, seiring dengan transformasi Posyandu menjadi layanan yang melayani seluruh siklus hidup berbasis pemberdayaan komunitas dalam kerangka Integrasi Layanan Primer (ILP), tugas atau pekerjaan mereka juga semakin bertambah sehingga para kader Posyandu ini sangat terbebani biaya operasional yang meningkat dengan bertambahnya sasaran layanan.

"Para kader Posyandu kami ini sering curhat bahkan sudah ada yang meminta untuk mundur, karena banyaknya hal-hal dan laporan yang harus mereka kerjakan. Karena itu, dibutuhkan penambahan insentif demi menunjang kerja-kerja mereka dilapangan. Melalui kesempatan ini kami berharap agar hal ini disampaikan atau diteruskan ke pemerintah kabupaten untuk dipertimbangkan," ungkap Tayibah. 

Ia berharap dengan adanya penambahan insentif dapat menambah semangat para kader Posyandu dalam menjalankan tugas-tugas sosial utamanya dalam memberikan pelayanan kesehatan di masyarakat. 

Sementara itu Camat Buki, Dempak, S.Pd., menuturkan bahwa keluhan para kader Posyandu ini akan diteruskan dan disampaikan kepada Pemkab Kepulauan Selayar. Ia pun menilai bahwa peran kader Posyandu memang begitu vital dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat utamanya dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa. 

"Insya Allah, aspirasi para kader akan kami teruskan ke pemerintah kabupaten. Tidak hanya untuk kader Posyandu di Desa Bontolempangan, tetapi juga untuk seluruh kader Posyandu yang ada di Kecamatan Buki. Semoga aspirasi kenaikan insentif kader ini dapat dipertimbangkan," tutur Camat Buki, Dempak. 

Menurut Camat Buki, insentif yang diterima para kader Posyandu saat ini tidak setimpal dengan tugas-tugas yang harus dilaksanakan. 

Kendati demikian, ia memberikan apresiasi atas keteguhan hati para kader yang hingga saat ini masih setia membantu pemerintah dalam memberikan layanan kepada masyarakat di Desa Bontolempangan. (Afd). 


© Copyright 2025 - SATULAYAR.COM | JELAJAH BERITA TERKINI