SATULAYAR.COM - Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Drs. H. Muhtar M.M., menginstruksikan agar setiap pemerintah kecamatan dan desa memastikan keadaan warganya, khususnya kondisi anak-anak yatim piatu.
Wabup H. Muhtar ingin para anak yatim tidak kehilangan bimbingan dan kasih sayang sebagai pilar utama kehidupan.
Anak yatim piatu, kata H. Muhtar, harus dipastikan mendapatkan perlindungan, pendampingan dan perhatian dari keluarganya dengan baik, utamanya dalam hal pemenuhan kebutuhan anak yatim tersebut.
"Mohon dukungan para Camat dan para Kades, untuk memastikan keadaan warganya, khususnya anak-anak-anak yatim, pastikan bahwa mereka dapat pendampingan dari keluarganya dengan baik, terkhusus kondisi ekonomi," harap Wabup H. Muhtar, melalui keterangan tertulisnya, Rabu (4/2/2026) malam.
H. Muhtar berharap masyarakat Selayar terhindar dari kasus kemanusiaan seperti yang terjadi di Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dimana seorang anak kelas IV Sekolah Dasar (SD) mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena tak mampu membeli pena dan buku.
Tragedi meninggalnya anak SD di NTT ini sangat memilukan dan sekaligus menjadi alarm keras bagi semua pihak. Kepekaan sosial kita kembali diuji, dan sebagai pemimpin, tetangga dan keluarga, kita dituntut untuk harus lebih peka terhadap kondisi mental anak.
Oleh karena itu, H. Muhtar berharap dukungan aktif pemerintah setempat agar kasus yang sama tidak terjadi juga di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar. Camat dan Kades diminta aktif berkoordinasi dengan pihak sekolah dalam wilayahnya.
"Pak Camat dan Kades beserta seluruh perangkatnya, senantiasa mengecek kondisi warganya dan berkoordinasi dengan para Kepala Sekolah dalam wilayahnya," katanya.
Selanjutnya, jika ada data anak-anak atau anak yatim berpotensi mengarah seperti kasus di Kabupaten Ngada, segera laporkan untuk diatasi bersama, pungkas H. Muhtar. (Afd).

Social Header