Breaking News

Pengurus Sepak Bola Sesalkan Kendaraan Pengunjung CFN Lindas Rumput Lapangan Pemuda


SATULAYAR.COM
- Sejumlah pengurus dan pemerhati sepak bola di Kepulauan Selayar mengeluhkan bebasnya para pelaku UMKM dan pengunjung Car Free Night (CFN) membawa kendaraan baik roda dua maupun roda empat masuk dan memarkirnya di dalam area Lapangan Pemuda Benteng. 

Hal itu dikeluhkan karena lapangan yang sering terlindas ban kendaraan dianggap akan membuat tanah semakin padat dan keras yang berdampak pada susahnya rumput untuk tumbuh normal. 

"Susahmi lagi tumbuh normal itu rumput lapangan pemuda kasihan," kata Eks Sekretaris Umum ASKBAP PSSI Kepulauan Selayar, Muhammad Asri. 

Selain Asri, pemerhati sepakbola lainnya Zulkifli menyarankan perlunya palang penghalang di setiap jalan masuk menuju lapangan. "Perlu di kasi palang setinggi lutut di setiap gerbang masuk," ujarnya. 

Hal itu dimaksudkan untuk mengantisipasi semakin rusaknya rumput Lapangan Pemuda Benteng yang hingga saat ini masih digunakan sebagai lapangan utama setiap gelaran pertandingan atau kejuaraan sepakbola di Kepulauan Selayar. 


Sementara itu, Ketua Askab PSSI Kepulauan Selayar, Ahmad Sajjad saat dikonfirmasi menyesalkan hal tersebut. Ia menyebut hal itu merupakan kejadian yang berulang-ulang. 

"Ini kejadian berulang. Tentu kami menyayangkan kendaraan masuk ke lapangan, melindas tanah yang membuat rumput akan tidak tumbuh normal," ucap Sajjad kepada satulayar.com pada Minggu (1/2/2026) pagi. 

Ahmad Sajjad menyebut Lapangan Pemuda Benteng memang merupakan fasilitas umum yang bagi siapa saja bisa beraktifitas didalamnya. Namun, kata dia, semua pihak tentu juga wajib untuk menjaga kebersihan dan keberlanjutan lapangan olahraga tersebut. 

Ia juga mengungkapkan jika pihaknya telah melakukan upaya pemeliharaan agar lapangan tetap layak digunakan oleh para olahragawan, juga termasuk oleh para atlit-atlit muda yang saat ini dibina oleh beberapa Sekolah Sepak Bola (SSB) yang ada di Kepulauan Selayar. 

Untuk itu, Sajjad ingin agar para pengelola, pelaku UMKM, dan para pengunjung dapat bersinergi menjaga keberlanjutan dan kebersihan lapangan tersebut. 

Selain disisi jalan, kata dia, pengelola juga perlu menyiapkan tempat sampah di dalam lapangan. Karena banyak juga pengunjung yang bersantai bersama keluarganya di dalam lapangan. 

"Saya berharap kita semua harus bersinergi menjaga keberlanjutan dan kebersihan fasilitas umum, terkhusus Lapangan Pemuda Benteng yang menjadi lokasi Car Free Night dan Car Free Day," pungkasnya. (Afd). 

© Copyright 2025 - SATULAYAR.COM | JELAJAH BERITA TERKINI