Breaking News

BMKG: Gelombang Tinggi Terjadi Selama 4 Hari Kedepan di Perairan Sulsel


SATULAYAR.COM
- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di sejumlah perairan Sulawesi Selatan, berlaku mulai tanggal 2 - 5 Februari 2026.

Peringatan dini tersebut dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Paotere Wilayah IV Makassar dengan Prakirawan BMKG Paotere, Herbuana Yoga. 

BMKG menjelaskan secara sinoptik pola angin di wilayah perairan Sulsel umumnya bergerak dari Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan angin yang berkisar antara 15-30 Knot.

“Kondisi ini dapat meningkatkan ketinggian gelombang laut di wilayah perairan Sulsel,” tulis BMKG dalam keterangan resminya, pada Minggu (1/2/2026). 

Sebanyak 12 wilayah perairan di Sulsel masuk dalam daftar perairan yang berpotensi terdampak. BMKG memprakirakan tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan Pinrang, Pangkep, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Barru, Makassar, Bulukumba, Sinjai, Luwu, Luwu Utara, Wajo serta Kepulauan Takabonerate.

BMKG mengimbau seluruh pengguna jasa kelautan dan pelayaran untuk meningkatkan kewaspadaan. 

Kondisi gelombang tersebut dinilai berisiko terhadap keselamatan pelayaran, khususnya bagi perahu nelayan saat kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter.

Selain itu, kapal tongkang berisiko terdampak pada kecepatan angin 16 knot dengan tinggi gelombang 1,5 meter, sedangkan kapal feri perlu mewaspadai kondisi saat angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang 2,5 meter.

BMKG juga meminta masyarakat pesisir, nelayan, dan operator pelayaran untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca maritim terkini serta menunda pelayaran jika kondisi dinilai tidak aman. (*)

© Copyright 2025 - SATULAYAR.COM | JELAJAH BERITA TERKINI