Breaking News

Polisi Tangkap Pocong Viral di Sinjai


SATULAYAR.COM
- Polisi menangkap pocong yang menggegerkan warga Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Pocong tersebut diamankan usai video penampakannya viral dimedia sosial dan membuat heboh warga Sinjai bahkan sejumlah siswa dilaporkan takut untuk beraktifitas dilingkungan sekolah. 

Diketahui, penampakan pocong viral itu terjadi di lingkungan SD Negeri 6 Mattumpu, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai. 

Kasi Humas Polres Sinjai Iptu Agus Santoso mengungkapkan bahwa dari hasil penyelidikan video penampakan pocong itu ternyata hanya rekayasa oleh sekumpulan sekumpulan remaja yang membuat video dan berperan sebagai pocong dengan menggunakan kain kafan. 

"Ada dua remaja yang sudah kami amankan," kata Iptu Agus Santoso, pada Selasa (6/1/2025) dilansir dari detikSulsel. 

Kedua pelaku yang diamankan, lanjut Iptu Agus, berinisial NA (21) yang berperan menjadi pocong dan AJ (18) sebagai perekam video.

Saat diinterogasi AJ mengakui membuat video tersebut pada Selasa, 30 Desember 2025 sekira pukul 02.00 Wita. Ia mengaku video tersebut dikirim ke grup WhatsApp hingga akhirnya beredar luas dan membuat heboh warga. 

Dalam video beredar di media sosial, pocong tersebut tampak berada di lorong depan kelas SD Negeri 6 Mattumpu. Seorang pemuda tampak memantau dan merekam pocong tersebut dari kejauhan saat malam hari.

"Video itu awalnya dibuat hanya untuk bercanda, lalu dikirim ke grup WhatsApp. Namun kemudian menyebar luas hingga viral dan menimbulkan ketakutan," ungkap Iptu Agus. 

Bahkan, lanjutnya, pelajar SD Negeri 6 Mattumpu merasa terganggu dan takut diberada dilingkungan sekolah buntut video penampakan itu. 

"Akibat beredarnya video tersebut, sejumlah siswa SD Negeri 6 Mattumpu dilaporkan merasa terganggu dan takut untuk beraktivitas di lingkungan sekolah. Kondisi itulah yang mendorong pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan klarifikasi guna menenangkan masyarakat," imbuhnya. (*) 

© Copyright 2025 - SATULAYAR.COM | JELAJAH BERITA TERKINI