SATULAYAR.COM - Pencarian terhadap Abdul Wahab (70), warga Dusun Bontorikja, Desa Tanete, Kecamatan Bontomatene, Kepulauan Selayar yang dilaporkan hilang sejak Minggu, 25 Januari 2026 lalu, belum membuahkan hasil.
Komandan Pos Basarnas Kepulauan Selayar, Ronaldhi G.K.M, kepada satulayar.com pada Rabu malam (28/1/2026) sekitar pukul 21.30 Wita mengatakan pencarian untuk hari ini dihentikan sementara dan dilanjutkan besok pagi.
"Untuk sementara masih nihil, besok pagi kami lanjutkan lagi pencarian. Kami bermalam dan standby di Desa Tanete ini," kata Ronald.
Ronald mengungkapkan bahwa pencarian yang dilakukan hari ini dibagi 2 regu, dengan melakukan penyisiran awal di area kebun yang berada di sekitar daerah Alasa, Desa Tanete. Selain Tim Basarnas dan BPBD bersama masyarakat, Bhabinkamtibmas dan Babinsa juga bergabung melakukan pencarian di area tersebut.
Namun kemudian, kata Ronald, saat sore hari operasi pencairan dialihkan ke daerah timur perkampungan Desa Tanete, tepatnya di sekitar Bontokadatto.
Perubahan lokasi pencarian ini dilakukan karena awalnya info terakhir korban terlihat oleh warga pada hari Minggu siang berada di kebun sekitar daerah Alasa, Desa Tanete. Namun, informasi terbaru yang didapatkan Tim SAR bahwa pada Minggu sore, korban terlihat oleh warga bernama Sanneng dan anaknya, Rahma yang sementara membakar tempurung di daerah Bontokadatto.
"Tadi siang pencariannya di Alasa, tapi saat sore 2 regu ini dialihkan ke daerah Bontokadatto karena ada warga yang mengaku melihat korban sementara berjalan melewati lokasi tempat mereka membakar tempurung di Bontokadatto ," jelasnya.
Sebelumnya, lanjut Ronald, kedua warga tersebut telah dipanggil oleh Tim SAR, Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk memastikan kebenaran informasi.
Mereka bahkan mengaku, sempat menyapa korban saat lewat didekatnya, namun korban tidak menyahut dan malah terus berjalan. Ibu dan anak ini juga tidak tahu jika bapak Wahab ini sementara dicari oleh keluarganya.
"Jadi besok kami tetap fokuskan pencarian di wilayah Bontokadatto. Nanti disana kami berpencar lagi melakukan pencarian. Mohon do'anya," imbuh Danpos Basarnas Pos Selayar ini.
Adapun ciri-ciri korban berpostur pendek, berambut uban dan mengenakan baju hitam, calana jeans serta pakai topi hitam saat terakhir meninggalkan rumahnya. (Afd).


Social Header