SATULAYAR.COM - Sebanyak 5 orang korban tenggelamnya KLM Nurul Salsa ditemukan terapung-apung oleh KMN Sinar Mattoanging 04 asal Kabupaten Bulukumba di perairan Sangeang, wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (18/7/2026).
Berdasarkan informasi sementara yang diterima, kelima korban selanjutnya dievakuasi menuju Pulau Matalang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).
Informasi awal menyebutkan, lima korban terdiri atas satu anak-anak, satu laki-laki dewasa, dan tiga perempuan dewasa. Seluruh korban diduga berasal dari Kabupaten Kepulauan Selayar, tepatnya warga Parang dan Marege dan sekarang diantar ke pulau Matalang, Sabalana, Pangkep.
Adapun identitas sementara yang beredar di lapangan yakni Asseng, Dita, Sitti Amang, Andi Samad dan seorang anak kecil, Diska. Hingga berita ini diterbitkan, identitas tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari tim SAR maupun pihak berwenang.
Pewarta masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari Basarnas dan instansi terkait mengenai identitas serta jumlah korban yang telah ditemukan. Informasi akan diperbarui setelah ada keterangan resmi dari pihak berwenang.
Untuk diketahui, KLM Nurul Salsa berlayar dari Pelabuhan Benteng Jampea menuju Pelabuhan Benteng, Selayar pada Selasa, 14 Juli 2026. Namun, keesokan harinya pada Rabu 15 Juli 2026 sekitar pukul 10.00 Wita kapal tersebut mengalami kerusakan mesin hingga akhirnya dinyatakan tenggelam sekitar pukul 16.00 Wita.(rls).

Social Header