Breaking News

Stok BBM Kosong di Selayar, Warga Mengeluh Katanya Pemerintah Hanya Sibuk Pencitraan


SATULAYAR.COM
- Sudah sepekan lebih Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di sejumlah SPBU Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan mengalami kekosongan stok. Bahkan hingga hari ini, Selasa 17 Februari 2026, warga masih kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi tersebut. 

Kejadian yang berulang-ulang ini menjadi keluhan dan sorotan publik karena berdampak langsung pada masyarakat, khususnya bagi para pengguna kendaraan harian. 

Warga Selayar pun mempertanyakan kehadiran Pemerintah dalam mengambil langkah-langkah strategis dan cepat dalam mengatasi kelangkaan pasokan BBM subsidi yang terjadi di Kepulauan Selayar. 

Mereka juga mengeluhkan kosongnya BBM bersubsidi di SPBU, sangat bertolak belakang dengan banyaknya Pertalite yang ada di sejumlah pengecer yang ada di Kepulauan Selayar. 

"Itu darimana semua pertalite yang ada pengecer kenapa di spbu kosong tapi di pengecer banyak padahal itu BBM bersubsidi, kemana Pemerintah, apakah akan seperti ini terus BBM akan langka, jangan cuma eksis foto foto, kerja ini itulah tapi hasil nya nol dipost dimedia. Sekarang bukan zamannya pencitraan tapi kerja nyata yang dibutuhkan rakyat, maaf ini suara hati rakyatmu," tulis akun Ardy Reyhan di Grup Facebook Wajah Selayar, pada Senin (16/2/2026).

Hal yang sama dikeluhkan akun Andi Putra Selayar. Ia mempertanyakan kekosongan BBM dalam beberapa hari terakhir. 

"Gimana dengan pertamina di Selayar kenapa sudah berapa hari tidak buka. Saya harapkan tolong setiap pertamina di Selayar upayakan dulu kendaraan jangan upayakan pengecer, karena di Selayar sekarang ini setiap pertamina mengupayakan pengecer dari pada kendaraan yang lain. Jadi tolong pemerintah daerah Selayar diperhatikan masalah yang begitu," tulisnya. 

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda, Mursalim, saat dikonfirmasi kepada satulayar.com pada Selasa (17/2/2026) sore, mengatakan bahwa kelangkaan BBM yang terjadi disebabkan kapal tanker pengangkut BBM ke Kepulauan Selayar mengalami kerusakan. 

Namun, kata dia, berdasarkan informasi dari pihak Pertamina Makassar kapal sudah mulai proses muat di Makassar. Sehingga, kemungkinan Rabu atau Kamis besok distribusi BBM sudah tiba di Selayar. 

"Kapal tanker sempat mengalami kerusakan sehingga ada keterlambatan distribusi, tapi sudah mulai loading di Makassar, besok mungkin sudah masuk kembali BBM," jelas Mursalim. 

Mursalim membenarkan langkanya BBM di Selayar sudah terjadi sekitar sepekan lebih. Seharusnya, kata dia, saat ini sudah selesai satu kali distribusi, karena dalam sebulan Pertamina mendistribusikan BBM sebanyak 3 kali. Namun, karena kendala kerusakan kapal tersebut sehingga dibulan Februari ini hanya akan dilakukan 2 kali distribusi. 

Setiap saat, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar senantiasa memantau dan melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina Makassar dan transportir. 

"Jadi informasi yang saya sampaikan ini adalah penyampaian dari pertamina yang kami teruskan, dan setiap saat kami memantau dan berkoordinasi dengan pihak pertamina dan transportir," pungkasnya. (Afd). 


© Copyright 2025 - SATULAYAR.COM | JELAJAH BERITA TERKINI