Breaking News

Jadi Role Model Kampung Nelayan Merah Putih, KKP Janji Hadirkan Prabowo di Selayar


SATULAYAR.COM
- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen menjadikan Kabupaten Kepulauan Selayar menjadi role model atau percontohan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Indonesia. 

Bahkan tidak tanggung-tanggung Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, berjanji akan menghadirkan Presiden Republik Indonesia untuk meresmikan Kampung Nelayan Merah Putih di Kepulauan Selayar.

“Ke depan, Bapak Menteri tadi berjanji akan menghadirkan Presiden Republik Indonesia untuk meresmikan Kampung Nelayan Merah Putih di Selayar,” ucap Bupati Selayar, Muh. Natsir Ali mengutip pernyataan Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono. 

Dukungan dan komitmen Menteri KKP itu disampaikan saat Bupati Kepulauan Selayar, Muh. Natsir Ali, melakukan koordinasi langsung dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, bersama jajarannya di Kantor KKP, Jakarta, pada Senin (9/2/2026). 

Dalam pertemuan itu, Bupati Selayar didampingi Kepala Bapperida Finriyani Arifin dan Plt. Kepala Dinas Perikanan Andriany Gusram. 

Kesempatan itu dimanfaatkan Bupati untuk memastikan Selayar mendapatkan dukungan nyata dari Pemerintah Pusat, sekaligus memperjuangkan Kepulauan Selayar sebagai lokasi prioritas program Kampung Nelayan Merah Putih dari KKP.

Bupati Kepulauan Selayar, Muh. Natsir Ali menyampaikan arahan Menteri KKP agar Pemerintah Daerah segera menyiapkan ketersediaan lahan untuk mendukung program tersebut.

Untuk itu, Bupati meminta pemerintah desa bersama masyarakat mulai mengidentifikasi dan menyiapkan lahan yang dapat dimanfaatkan.

“Bahkan Pak Menteri meminta kita menyiapkan lahan sebanyak-banyaknya untuk Kampung Nelayan Merah Putih. Saat ini kita minta pemerintah desa dan masyarakat untuk menyiapkan lahan. Syukur-syukur jika ada masyarakat yang ingin menghibahkan lahannya demi kepentingan bersama,” ucap Natsir Ali. 

Diketahui, program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan inisiatif strategis KKP untuk mentransformasi desa pesisir menjadi kawasan yang modern, produktif, dan mandiri secara ekonomi. Kawasan ini nantinya tidak hanya menjadi permukiman nelayan, tetapi dilengkapi berbagai fasilitas dan sarana pendukung aktivitas perikanan dan ekonomi masyarakat.

Fasilitas yang umum dibangun dalam KNMP meliputi SPBN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan), pabrik es, gudang beku (cold storage), bengkel nelayan, hingga area kuliner dan pariwisata pesisir yang terintegrasi.

Selain program tersebut, KKP juga menyatakan akan melakukan riset terhadap potensi carbon trade di perairan Selayar. 

Potensi ini dinilai sangat menjanjikan, sejalan dengan kajian sebelumnya dari Universitas Hasanuddin yang menemukan potensi karbon biru (blue carbon) yang melimpah di wilayah tersebut.

Menteri KKP juga menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan program Check Point di Selayar yang dinilai sejalan dengan PP Nomor 11 Tahun 2023, bahwa seluruh hasil tangkapan ikan harus terdata sesuai wilayah penangkapan.

Kunjungan ini menunjukkan langkah aktif Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam membangun komunikasi langsung dengan Pemerintah Pusat, guna memastikan daerah kepulauan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program strategis nasional di sektor kelautan dan perikanan. (*). 

© Copyright 2025 - SATULAYAR.COM | JELAJAH BERITA TERKINI