SATULAYAR.COM - Seorang dokter di Puskesmas Buki bernama dr. Riska Aprilia kecurian pada Rabu (21/1/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 Wita. Atas kejadian ini, dr. Riska mengalami kerugian uang jutaan rupiah.
Dokter internship asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini mengalami pencurian di rumah dinasnya, di Desa Buki, Kecamatan Buki, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
dr. Riska Aprilia saat dikonfirmasi langsung, kepada satulayar.com pada Rabu siang mengungkapkan bahwa peristiwa pencurian di rumahnya terjadi saat dirinya sementara sudah beristirahat di kamar. Namun, ia terbangun karena mendengar suara mencurigakan di ruang tamu.
"Saat kejadian saya sudah tidur, namun terbangun karena ada suara kresek-kresek di ruang tamu. Pas saya buka pintu kamar, menuju ruang tamu, terlihat seorang laki-laki sementara jongkok dan menyembunyikan wajahnya," ungkap dr. Riska.
Kendati tidak mengenali wajah pelaku, dr. Riska mengaku sempat mengejar pelaku yang berlari melewati jalan menuju arah timur rumah dinasnya, yang tepat berhadapan dengan Kantor Puskesmas Buki.
"Pas buka pintu kamar, saya langsung teriak. Ada seorang laki-laki menjongkok dan menutupi wajahnya. Namun kemudian dia berdiri dan melarikan diri, pelaku melempar barang yang setelahnya saya ketahui itu tab milik saya," ungkapnya.
Lebih lanjut, dr. Riska mengaku telah bertugas di Kepulauan Selayar selama kurang lebih 11 bulan. Namun, baru kali ini dirinya mengalami kasus seperti ini.
Sementara itu, pantauan satulayar.com dilokasi kejadian, bangunan rumah dinas dokter tersebut telah butuh rehabilitasi, termasuk pintu dan jendela telah rusak sehingga bagi siapapun saja yang mencungkilnya dari luar sangat mudah masuk ke rumah dinas tersebut.
Di lokasi kejadian juga terpantau sejumlah personel Polsek Bontomatene yang dipimpin oleh Kanit Shabara, Aiptu Ahmad Ritauddin, SH., sementara melakukan penggalian informasi dan pengambilan keterangan terhadap korban. (Afd).

Social Header