Breaking News

Laporan Khusus Pewarta Satu Layar di Pulau Jinato: Stok Sembako, Gas Elpiji dan BBM Aman Selama Ramadhan


SATULAYAR.COM
- Ketersediaan stok kebutuhan bahan pokok di wilayah kawasan Taman Nasional Taka Bonerate, khususnya di Pulau Jinato, Desa Jinato, Kecamatan Taka Bonerate, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan dipastikan aman selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah. 

Pantauan Pewarta Satu Layar di Pulau Jinato, sejumlah stok kebutuhan pokok warga seperti beras, gula pasir, minyak goreng, tepung, mentega, telur, bawang dan garam serta barang kebutuhan lainnya tersedia di sejumlah toko dan warung.

Tidak hanya sembako, stok gas LPG 3 dan BBM jenis solar untuk nelayan juga dilaporkan dapat memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadhan. 

Ketersediaan stok kebutuhan pokok ini pun menjadi sebuah kesyukuran bagi warga di Jinato, mengingat saat ini BMKG memprakirakan cuaca ekstrem terjadi mulai 24 Februari 2026 hingga 1 Maret 2026 di Sulawesi Selatan termasuk di perairan Kepulauan Selayar dan perairan Kepulauan Taka Bonerate. 

"Sembilan bahan pokok cukup. Ditengah cuaca extrem, BBM jenis solar, elpiji dan lainnya aman semua sampai selesai ramadhan. Baru tiba lagi kapal bongkar elpiji serta solar. Pasokan beras dan lainnya kemarin juga diangkut melalui kapal pelni dan Fery KMP Taka Bonerate," ungkap Ilham di pulau Jinato, Rabu (25/2/2026).

Untuk gas elpiji, kata Ilham, sudah tersalurkan ke sejumlah pengecer, toko, warung dan kios-kios. Demikian juga dengan BBM jenis solar. 

Kendati saat ini ada himbauan dari BMKG, ia berharap kondisi cuaca ekstrem seperti angin kencang dan gelombang tinggi tidak lagi terjadi seperti pada akhir Desember 2022 hingha awal Januari 2023 lalu. 

Saat itu, kesediaan stok BBM, gas elpiji dan sembako di sejumlah toko mengalami kelangkaan dan bahkan habis, tidak ada kapal yang bisa menyuplai atau mendistribusikan pasokan kebutuhan pokok warga karena cuaca buruk yang melanda wilayah Kecamatan Takabonerate. 

"Mudah-mudahan kondisi cuaca tidak seperti tahun 2023 lalu, terjadi angin kencang dan gelombang tinggi sehingga stok habis karena pasokan kebutuhan pokok warga tidak bisa terdistribusikan, baik dari Benteng, Selayar maupun yang dari Kabupaten Bulukumba," ujar Ilham. 

Lanjut Ilham menyatakan meskipun ketersediaan stok kebutuhan pokok terbilang relatif aman selama bulan Ramadhan, namun harganya tentu berbeda dan lebih tinggi dibandingkan dengan harga kebutuhan pokok di daratan Selayar. 

Ia menuturkan bahwa di Pulau Jinato, tabung gas elpiji 3 kg dijual dikisaran Rp40.000 - Rp45.000. Hal itu dikarenakan gas elpiji tersebut, kata dia, disuplai dari Pulau Kayuadi dan penyuplai tersebut juga membelinya dengan harga Rp32.000 hingga 34.000 per tabungnya. 

Untuk BBM jenis Solar dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp.11.000 hingga Rp.12.000 per liter. Sementara beras premium seperti ayam jago dan mawar merah dijual dengan harga Rp. 13.000 per liter, beras Jampea Rp.13.000 - 15.000 per liter serta telur rata-rata dijual di harga Rp.60.000/rak, dan dijual dengan harga Rp.2.500 per butirnya. 

Ilham memperkirakan hingga jelang lebaran stok kebutuhan pokok bisa dipastikan aman, karena kapal-kapal pengangkut dari Bulukumba juga rutin menyuplai dan mendistribusi barang-barang ke Pulau Jinato. 

"Ada kenaikan sedikit harga tapi tidak signifikan. Terkecuali terjadi angin kencang dan ombak besar, biasa ada kenaikan harga yang cukup lumayan," pungkasnya. (Afd). 

© Copyright 2025 - SATULAYAR.COM | JELAJAH BERITA TERKINI